Penyakit Parkinson

Apakah Parkinson itu?

Parkinson-s-Disease-785983Penyakit Parkinson mempengaruhi cara Anda bergerak. Itu terjadi bila ada masalah dengan sel saraf tertentu di otak.

Sel saraf berfungsi untuk memproduksi zat kimia penting yang disebut dopamin. Dopamin mengirimkan sinyal ke bagian otak Anda yang mengendalikan gerakan. Ini memungkinkan otot Anda bergerak dengan lancar dan melakukan apa yang Anda ingin lakukan. Bila Anda menderita Parkinson, sel-sel saraf ini rusak. Maka Anda tidak lagi memiliki cukup dopamin, dan Anda mengalami kesulitan untuk bergerak sesuai keinginan Anda.

Parkinson bersifat progresif, yang berarti semakin buruk seiring berjalannya waktu. Tapi biasanya hal ini terjadi secara perlahan, selama bertahun-tahun. Dan ada perawatan bagus yang bisa membantu Anda menjalani kehidupan yang lebih lama. Salah satunya dengan menjalani terapi diklinik Sasana Stroke Services.

Apa penyebab Parkinson?

Tidak ada yang tahu pasti apa yang membuat sel saraf yang memproduksi dopamin ini rusak. Namun para ilmuwan melakukan banyak riset untuk mencari jawabannya. Mereka mempelajari banyak kemungkinan penyebabnya, termasuk faktor penuaan dan racun yang berasal dari lingkungan.

Gen abnormal tampaknya menjadikan penyebab penyakit Parkinson pada beberapa orang. Tapi sejauh ini, tidak cukup bukti untuk menunjukkan bahwa parkinson adalah penyakit keturunan.

Apa Gejala Penyakit Parkinson?

Penyakit Parkinson adalah gangguan gerakan yang berlangsung perlahan. Beberapa orang pertama akan melihat adanya perasaan lemah, sulit berjalan, dan otot yang kaku. Orang lain mungkin melihat getaran kepala atau tangan. Parkinson adalah kelainan progresif dan gejalanya secara bertahap memburuk. Gejala umum penyakit Parkinson meliputi:

  • Kelambatan pergerakan volunter, terutama dalam inisiasi gerakan seperti berjalan atau berguling di tempat tidur.
  • Berkurangnya ekspresi wajah, ucapan monoton, dan penurunan kedipan mata.
  • Gaya berjalan dengan ayunan lengan yang lemah dan postur bungkuk.
  • Keseimbangan yang tidak stabil; Kesulitan naik dari posisi duduk.
  • Gerakan terus menerus seperti memutar pil pada ibu jari dan telunjuk.
  • Tonus Abnormal atau kekakuan pada trunk dan anggota gerak.
  • Gangguan menelan pada tingkatan parkinson yang lebih parah.
  • Sakit kepala ringan atau pingsan saat berdiri (orthostatic hypotension). http://www.webmd.com
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s