Sasana Stroke Services

IMG_20170513_054301

Stroke Services Sasana Husada Group

APA ITU STROKE?

Stroke adalah serangan otak yang timbul secara mendadak dimana terjadi gangguan fungsi otak sebagian atau menyeluruh, sebagai akibat dari gangguan aliran darah dikarenakan sumbatan atau pecahnya pembuluh darah dikarenkan sumbatan atau pecahnya pembuluh darah tertentudi otak sehingga menyebabkan sel-sel otak kekurangan darah, oksigen atau zat-zat makanan yang dapat menyebabkan kematian sel-sel otak pada manusia dalam waktu relatif singkat.

PROBLEM PADA STROKE

  • Tonus otot yang abnormal
  • Gangguan sensorik dan motorik
  • Gangguan keseimbangan
  • Kelemaha pada satu sisi tubuh
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan kognitif dan memori
  • Gangguan orientasi waktu dan tempat
  • Gangguan konsentrasi
  • Gangguan ADL (Activity Daily Living) :
    • Makan, minum, berpakaian, menulis
  • Gangguan hubungan sexual
  • Gangguan Emosi
  • Gangguan bicara, berbahasa &menelan

NEURO RESTORASI STROKE SERVICES

Layanan Neurologi Rehabilitasi di Sasana Stroke services diberikan oleh tim yang profesional, menyeluruh, berkualitas, terpadu serta bersifat personal dan individual.

Tim Neurologi Rehabilitasi stroke sangat diperlukan lebih dini untuk memperoleh kemampuan gerak dan funfsional seoptimal mungkin serta mengatasi problem yang ada. Dengan harapan insan Pasca Stroke dapat beraktivitas kembali secara mandiri.

Tim neuro Rehabilitasi Sasana Stroke Services terdiri dari :

  • Fisioterapi
  • Okupasi Terapi
  • Terapi Wicara

 

This slideshow requires JavaScript.

Peran Terapis

Fisioterapi

Peran Fisioterapi yaitu melakukan asesmen, diagnosa fisioterapi, intervensi dan re-asesmen problem kelemahan serta ketidakmampuan karena adanya defisit motorik dan sensorik. Tujuan Fisioterapi untuk mengembalikan kontrol seluruh fungsi motorik dengan melatih dan mendidik dalam belajar mengontrol gerakan seperti keseimbangan baik statis maupun dinamis, mobilitas, serta berpindah dari tidur,duduk,berdiri dan berjalan.

Okupasi Terapi

Okupasi terapi akan mengajarkan dan melatih kembali untuk dapat melakukan aktifitas kehidupan sehari-hari. Terapi yang diberikan antara lain membantu dalam memecahkan masalah-masalah meliputi aktifitas sehari-hari, produktifitas,baik dengan atau tanpa alat bantu. Okupasi terapi juga melatih dalam melakukan aktifitas sehari-hari ADL (Activity Daily Living) Antara lain menulis, makan, berpakaian, berdandan, mandi dan sebagainya.

Terapi Wicara

Peran terapis wicara adalah mengajarkan dan melatih fungsi menelan, berbicara dan berbahasa sehingga dapat kembali berkomunikasi semaksimal mungkin atau menemukan alternatif lainnya dalam berkomunikasi.

TERAPI STROKE MENGGUNAKAN METODE BOBATH CONCEPT

Bobath Concept merupakan pendekatan terapi paska stroke yang  populer dan sering digunakan oleh fisioterapis dan okupasi terapis di dunia terutama di Inggris untuk menangani individu yang mengalami gangguan gerak dan fungsional yang disebabkan karena lesi / kerusakan diotak seperti Stroke, Traumatic Brain Injury , Cerebral Palsy dll.

Bobath Concept ditemukan oleh Berta Bobath, seorang fisioterapis bersama dengan suaminya – seorang neurolog. Perbedaan yang fundamental antara Bobath Concept dan pendekatan – pendekatan lain pada treatment fisioterapi paska stroke adalah bahwa teknik ini menekankan pada potensi penyembuhan pasien stroke dengan menggunakan teknik fasilitasi keypoint untuk mengaktifasi kembali kemampuan kontrol postural pasien, sehingga memudahkan pasien untuk bergerak melakukan Aktifitas.

Treatment  Bobath Concept menekankan pada selektifitas & kualitas gerakan, ini yang membedakan Bobath Concept dengan pendekatan-pendekatan yang lain.


Pendekatan lain hanya menekankan pada kemampuan fungsional pasien seperti berdiri, berjalan, mengenakan baju atau makan, tanpa memperhatikan kualitas gerakan, sedangkan Bobath Concept memperhatikan secara detail bagaimana cara pasien berbaring, duduk,  berdiri,  berjalan, dan melakukan aktifitas sehari-hari seperti berpakaian, makan-minum, menulis dll.  


Bobath Concept
 mengarahkan dan memfasilitasi pasien bergerak sesuai dengan pola gerakan normal dan mencegah pasien beraktifitas dengan pola gerakan abnormal dan kompensasi dari sisi sehatnya. 

Jl. Kyai Maja No. 19 Blok C Kramat Pela Kebayoran Baru Jakarta Selatan DKI Jakarta, 12130
Telp: (021) 7222410 (021) 7236391,
Email: info@sasanahusada.com

JARINGAN SASANA STROKE SERVICES

GAME FOR STROKE REHABILITATION

Game Rehabilitation Exercises merupakan new additional services dari Sasana Stroke Services.  Penggunaan game pada pasien stroke, TBI, Parkinson, CP dll. bermanfaat untuk melatih pergerakan anggota gerak atas dan bawah, keseimbangan, berjalan, aktifitas, kemampuan kognitif (atensi dan konsentrasi).Game ini  tidak memerlukan pengendali khusus dan memiliki sensor gerak yang sensitif yang memberikan motion capture yang lebih akurat. Sensor gerak akan menangkap gerakan badan, tangan dan kaki pasien kemudian di visualisasikan pada layar di depan pasien, sehingga akan menstimulasi pasien untuk menggerakkan tangan atau kakinya dan juga untuk mempertahankan keseimbangan saat melakukan aktifitas, tentunya dengan asistensi dari terapis pada awal sesi. Saat ini game yang bisa diaplikasi pada pasien adalah game dengan tema sport. Testimoni dari beberapa pasien , mereka merasa senang dan lebih termotivasi untuk bergerak dan beraktifitas.

BOBATH CONCEPT

1405170417

Bobath Concept
Konsep Bobath kontemporer adalah problem-solving approach untuk melakukan asesmen and treatment pada individu yang mengalami gangguan fungsional, gerakan dan kontrol postural karena lesi dari sistem saraf pusat (SSP), dan dapat diterapkan pada individu dari segala usia dan semua derajat kecacatan fisik dan fungsional
Tujuannya adalah mengoptimalkan fungsi dengan meningkatkan kontrol postural dan gerakan selektif melalui fasilitasi.

Continue reading

Apakah DSA itu ?

brai43423

Di klinik kami Sasana Stroke Services,  klinik khusus yang menangani rehabilitasi stroke, banyak diantara pasien yang menjalani DSA atau sering kita dengar dengan istilah “brain wash”. Istilah brain wash sebenarnya kurang tepat, istilah tersebut seolah-olah menggambarkan otak yang mengalami stroke di cuci sehingga menjadi bersih. Kebanyakan pasien yang menjalani DSA adalah pasien stroke yang disebabkan karena penyumbatan pembuluh darah di otak, tetapi ada juga beberapa pasien yang mengalami pecah pembuluh darah. Bahkan ada beberapa pasien yang menjalani DSA lebih dari 1 kali. Menurut informasi dari beberapa pasien tarif DSA saat ini berkisar antara 40-50 jutaan. Ada beberapa pasien yang merasakan manfaat dari penanganan DSA ada juga yang tidak mengalami perubahan. Continue reading

From Fixation to Postural Stability. The Bobath Concept in Clinical Practice

IMG_20170521_153838

Link Cerebellar Ataxia – From Fixation to Postural Stability. The Bobath Concept in Clinical Practice .pdf

APA PENYEBAB STROKE?

stroke11Banyak kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan stroke, tetapi awalnya adalah dari pengerasan arteri atau yang disebut juga sebagai arteriosklerosis.

“Jangan berpikir bahwa penyumbatan pembuluh darah itu terjadi sebagai proses penuaan yang wajar, “kata Virgil Brown, M.D., pimpinan American Heart Association dan profesor ilmu kedokteran pada Emory University di Atlanta, karena arteriosklerosis merupakan akibat dari gaya hidup modern yang penuh stres, pola makan tinggi lemak, dan kurang berolahraga. Ketiganya sebenarnya tergolong dalam faktor risiko yang dapat dikendalikan. Tentu saja ada pula faktor-faktor lain yang tidak dapat dikendalikan. Keduanya akan diuraikan berikut ini.

 

FAKTOR RISIKO TAK TERKENDALI

Yang termasuk dalam kelompok faktor ini adalah usia, jenis kelamin, garis keturunan, dan ras atau etnik tertentu

 

·         Usia

Semakin bertambah tua usia Anda, semakin risikonya. Setelah berusia 55 tahun, risikonya berlipat ganda setiap kurun waktu sepuluh tahun. Dua pertiga dari semua serangan stroke terjadi pada orang yang berusia di atas 65 tahun. Tetapi, itu tidak berarti bahwa stroke hanya terjadi pada orang lanjut usia karena stroke dapat menyerang semua kelompok umur

 

·         Jenis kelamin

Pria lebih berisiko terkena stroke daripada wanita, tetapi penelitian menyimpulkan bahwa justru lebih banyak wanita yang meninggal karena stroke. Risiko stroke pria 1,25 lebih tinggi daripada wanita, tetapi serangan stroke pada pria terjadi di usia lebih muda sehingga tingkat kelangsungan hidup juga lebih tinggi. Dengan perkataan lain, walau lebih jarang terkena stroke, pada umumnya wanita terserang pada usia lebih tua, sehingga kemungkinan meninggal lebih besar.

 

·         Keturunan-sejarah stroke dalam keluarga

Nampaknya, stroke terkait dengan keturunan. Faktor genetik yang sangat berperan antara lain adalah tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes dan cacat pada bentuk pembuluh darah. Gaya hidup dan pola suatu keluarga juga dapat mendukung risiko stroke. Cacat pada bentuk pembuluh darah (cadasil) mungkin merupakan faktor genetik yang paling berpengaruh dibandingkan faktor risiko stroke yang lain.

 

Continue reading

Perfect practice makes perfect Maria Cristina Soares

IMG_20170520_051836

Link

Perfect practice makes perfect Maria Cristina Soares

BBTA

Scapula Setting: Stability versus Mobility

IMG_20170518_220123

Link Poster:

Poster_ScapulaSetting_AnaIsabelAlmeida

BBTA

 

Game Untuk Rehabilitasi Stroke

IMG20170517095558Game Rehabilitation Exercises merupakan new additional services dari Sasana Stroke Services.  Penggunaan game pada pasien stroke, TBI, Parkinson, CP dll. bermanfaat untuk melatih pergerakan anggota gerak atas dan bawah, keseimbangan, berjalan, aktifitas, kemampuan kognitif (atensi dan konsentrasi). Game ini  tidak memerlukan pengendali khusus dan memiliki sensor gerak yang sensitif yang memberikan motion capture yang lebih akurat. Sensor gerak akan menangkap gerakan badan, tangan dan kaki pasien kemudian di visualisasikan pada layar di depan pasien, sehingga akan menstimulasi pasien untuk menggerakkan tangan atau kakinya dan juga untuk mempertahankan keseimbangan saat melakukan aktifitas, tentunya dengan asistensi dari terapis pada awal sesi. Saat ini game yang diaplikasi pada pasien adalah game dengan tema sport. Testimoni dari beberapa pasien , mereka merasa senang dan lebih termotivasi untuk bergerak dan beraktifitas.

 

Related Post: 

Sejarah Konsep Bobath

Normal movement approach merupakan pendekatan restoratif/rehabilitatif yang paling umum digunakan pada neuro-rehabilitasi fisik di Inggris (Walker et al., 2000; Lennon, 2003). Pendekatan ini juga dikenal dengan pendekatan Bobath atau NDT yang awalnya ditemukan oleh Berta & Karel Bobath di tahun 1970 dan didasarkan pada teori perkembangan saraf refleks-hirarkis bahwa hipotesis spastisitas karena produk refleks terlalu aktif. Continue reading

%d bloggers like this: